Ali M.A. Rachman on April 25th, 2020

Kita sadar Covid-19 adalah musibah. Dia datang  dan merenggut nyawa  manusia menurut cara dia sendiri. Manusia seluruh penjuru bumi diancamnya. Manusia meneliti kelakuan Covid – 19 itu. Dia tidak senang orang kumpul-kumpul.

Dia suka kalau orang sendiri- sendiri. Konon dia hanya hidup selama 14 hari saja sejak dia hinggap di tubuh manusia sebagai inangnya.

Kononya juga dia hinggap di muka manusia masuk hidung, mata, dan mulut. Manusia berusaha agar tidak mengusap mukanya sendiri kecuali tangannya dibersihakan terlebih dahulu.

Kisah seterusnya manusia tunduk kepada aturan Covid-19 itu. Manusia menghindari serangannya  dengan cara  lockdown. Tinggal saja di rumah isolasi diri.  Siapa saja yang jalan-jalan dengan fasilitas udara, darat laut  dan tanpa sebab dan keperluan yang terpaksa  harus berjaga diri dengan berbagai Alat Pelindung Diri menghindarkan serangan Covid-19. Manusia berkelit  dengan berbagai dalih. Sewaktu waktu waktu  terpeleset juga.  Covid-19  masih saja  menggelembung  berjalan pasti secara SNOW BALL  keseluruh muka bumi dengan cepat. Dia ngotot  seolah-olah ada misi kepentingannya sendiri.

Bagi saya seorang awam  urusan Covid -19  ini hanya dapat MERENUNG dan menyambungkan kejadian ini dengan kisah dalam literatur. Secara kasar  menyimpulkan Covid 19 datang  terasa menyimpan  hikmah yaitu  kita manusia  perlu evaluasi diri. Agaknya selama ini  sikap dan kelakuan   serta segala sepak terjang dalam kebijakan  terhadap  sesama manusia, lingkungannya ataupun  kepada sistem alam  keseluruhan dan jagatraya seluruhnya  yang diciptakan Allah untuk kesejahteraan manusia  masih kurang serasi dengan kehendak Penciptanya.  Akibatnya  manusia sendiri sebagai mahluk ciptaan Allah itu sebagai  kualitas tinggi oleh Pencipta dinilai telah jatuh martabat.

Benarkah manusia telah jatuh martabat ada hubungannya dengan kedatangan Covid-19 ? . Kalau ya benar,   mohon ampunlah kepada Allah.   Allah  Maha Pengampun, Rahman dan Rahim dapat melebihi murkaNya.

Wallahuaklam Bissowab

Ali M.A. Rachman on April 20th, 2020

 

Assalamu’alaikum Wr Wb

Yth. Para  Pengunjung  Ali M.A.Rachman’s Blog yang budiman,

Kini sudah persiapan masuk Ramadhan 1441 H.  Setahun sudah berlalu kita bertemu diBlog ini.Dalam kesempatan ini saya banyak banyak mengucapkan terima kasih kepada Anda yang  telah sudi mampir di Blog ini. Maafkan atas penyajiannya kalau disana sini masih tampak kurang.

Marilah kita berdoa  agar senantiasa dalam lindungan Allah dari  segala musibah termasuk pendemi Covid -19 Demikian juga kita mohonkan kepada Allah selalu sehat walafiat dan dapat kuat  beribadah  Ramadhan  yang penuh barokah dan ampunan  disisi Allah.

Selamat datang Ramadhan dan Selamat   Idulfitry  1441 H .

Mohon maaf.  lahir dan bathin.

Wassalamu’alaikum Wr Wb

Ali M.A.Rachman

Ali M.A. Rachman on May 21st, 2019

Assalamualaikum Wr Wb

Ramadhan  tahun ini 1440 H telah sama-sama kita lalui. Pada tanggal posting Blog ini  Ramadhan telah bergerak masuk pekan ketiga. . Kesempatan ini hendak saya gunakan kepada segenap pengunjung dan pembaca Blog  ini ucapan banyak banyak terima kasih atas perhatiannnya.

Bagi pengunjung – pembaca muslim saya ucapkan selamat menunaikan ibadah  Ramadhan Mubarak ini dengan mengumpulkan amal ibadah sebanyak-banyak dan meyambut Idulfitry  Mubarak disertai dengan  ucapan : Mohon maaf sebesar-besarnya atas segala kekurangan saya.

“kalau ada sumur di ladang izinkanlah saya menumpang mandi,

kesalahan  dan kehilapan sengaja & tak   sengaja  yang membangun  hati Anda berkali kali meradang    dapat kiranya  saya dimaafkan kembali, 

saya mohon maaf lahir bathin sekali,

semoga hendaknya janganlah kesalahan &kehilapan  saya ini tanpa maaf  sampai   saya bawa mati”.

Sebaliknya saya selaku penulis Blog ini pun telah membukakan pintu maaf yang seihlas ihlasnya juga yang diminta maupun tanpa diminta..

Semoga Blog ini ada manfaatnya bagi teman-teman pengunjung dan kita  semua.

Terima kasih

Wass.Wr Wb

Ali M.A.Rachman

Tags:

Ali M.A. Rachman on February 27th, 2019

Assalamu’alaikum Wr Wb

Dear Reader’s Ali M.A.Rachman’s Blog.

This title ENVIRONMENT , SOCIO CULTURE  CORE AND WELFARE FOR ALL   is material prepare  to serve for  HESDD conference. Besides of  slides, there is one more as figure slides HESDD’S COVER. All together slides therefore are 6 slides. The author of HESDD  VERY PROUD OF YOU TO PARTICIPATE   CONFERENCE . WE WILL DISCUSS BY NICELY ABOUT OUR SELF  EDUCATION. If you have free time please come together. Your present in discussing in this HESDD conference will be great  contribution value  to  grass  root education.   Conference   date  will be informed by IPB link and wide board of library information.

Thank so much

My Best Regard,

Wass. wr wb

Ali M.A.Rachman

The author of HESDD

 

 

 

Tags:

Ali M.A. Rachman on February 18th, 2019

Dear Readers/Para Pembaca Budiman,

Assalamu’alaikum Wr Wb

Thank so much to all of you that you have great attention toward my blog.  Regarding to HESDD’s  Conference  of    title ENVIRONMENT, SOCIOCULTURAL  CORE AND  WELFARE FOR ALL its  Subject  matter for discussion is ready, please   download  at the note the following below.

Thank  so much.

My best regard,

Wass. Wr Wb

Ali M.A.Rachman

Noted:  Subject  matter of HESDD discussion( Silahkan Download)  di sini :

  1. Environment, Socio cultural core and Welfare for all (HESDD’S CONFERENCE)
  2. Cover_Human Ecology Sub_FN_AP_CU4
Ali M.A. Rachman on November 3rd, 2018

amar

  1. 1

CULTURAL CORE   ‘BUSINESS OF VILLAGER’  VIABILITY 

By

Ali M.A.Rachman

There are  seven component of cultural core  suggestion  regarding to ‘business  of villager’ must be discussed in order to understand in helping them settled in economic activities of all aspect in global era today. Why we have to talk about cultural core. Of course the answer of this question    exactly  be self propelling growth need. It is  based on social or community capital   of the community especially toward villager.  We are also discussing  that viability is  sharp adoption  biology system  into human system interaction toward them back and fort to support community sustainability life.

The seven components are as the following below:

  • Business is values behavior
  • Action form of communities values behavior  are : 

2.1 face to face

2.2 identification  of  group dynamic form

2.3 property  and its  inheritances

2.4 land is main means of production

2.5 social structure such as nimbul among the Temuan

2.6 eco technology

2.7 barter- exchange values

2.8 external social environment  connection

2.9 knowledge on biology  system

2.10 fallacy of Local Environment spark

 

  • Action Consequent and Risk effect are:

        3.1 community wisdom as sciences

         3.2 attitude toward  external social environment

         3.3 pioneer in viability –not stake holder

         3.4 risk taking (cf. Pak Ulis Cijegkol)

         3.5  just and pair attitude

 

 

amar

p.2

(4) Community Capital

4.1 oral transfer knowledge

4.2 Will and Want or disire

4.3  come home return

 

(5) Use and Miss Use  and its effect

5.1 losing ground

5.2  vanishing  potential capital

5.3 breaking and disperse

5.4  “anomy”

5.5 hopeless as nation be based on Bhinneke Tunggal Ika

 

(6) What  to do  from now on?

6.1 improve   our curriculum

6.2 stop fallacy occurs

6.3 improve understanding

6.4 doing participant research

6.5 teach our self and listen  what our  founding father of this country  land say

 

(7) Conclusion

Moral Role  commitment of leader in Local Environment and National  community  responsibility

 

End

 

Ali M.A. Rachman on September 18th, 2018

LOVING HOME  LAND

 

Part A. Home /Mother Land Call

 

It is now on never Kini tidak  seperti dulu

Come home return Marilah kembali

Tomorrow  will you please be with me Besok kembalilah  pada Ku

It is now on never Kini tidak  seperti dulu(2x)

 Will you be  loving me  Sayangkah kamu pada Ku

 

Part B. Son of Land  Answering

 

We cannot stop loving you Kami tetap sayang pada Mu

We will come home return Kami mau kembali pada Mu

Tomorrow we will be with you Besok kami kembali pada Mu

It is now on never Kini tidak seperti dulu(2x)

We  are loving you     Kami sayang pada Mu

 

A Poet

by

Ali M.A Rachman

 

 

End

 

 

 

 

 

 

Ali M.A. Rachman on January 16th, 2018

Innalillahi WainnaIlaihi Rojiun. Alfatehah kepada Al Habib Abdur Rachman Al Habsyi ananda Muhammad Al Habsyi bin Al Habib Al Ulama Waliyullah Ali Al Habsyi Kwitang telah kembali Ke Rahmatullah pada tanggal 28 Robiul Akhir/15 Januari 2018 di Kwitang. Ajakan -himbauan bagi keluarga dan ummt Islam yang jauh  dari berkecepatan datang takziah kiranya dapat sholat ghaib dan berfatehah untuk beliau dengan iringan doa Semoga Allah mengampunkan segala kekurangan beliau dan menempatkan beliau  kembali bersama Abah dan Datuk beliau bersama-sama dengan para Ahli Bait Rasulullah semuanya para hamba Allah seluruh  yang sholeh-sholeh yang terpuji di tempat yang sebaik-baiknya disisi Allah SWT. Amiin YR Allamiin.

Ali M.A. Rachman on October 28th, 2017

“Umur dan Kesejahteraan Manusia” sebuah buku baru yang akan terbit  diharapkan segera pada awal Nopember 2017. Buku ini dengan Sambutan dan Kata Pengantar Human Ecologist, Dekan FEMA, Rektor IPB terpilih Periode tahun 2017_2022,  Dr Arif Satria. Buku ini berisi pendekatan  holistik  dalam Ekologi Manusia dasar-dasar Ketuhanan Yang Maha Esa dalam falsafah bangsa Indonesia. Pada hemat pengarangnya buku ini baik dimiliki mahasiswa khususnya studi lingkungan, pembangunan, dinamika masyarakat, konservasi, dan ekologi  serta public policy.

Kalau dibaca para dosen pembimbing baik sebagai perangsang aktualisasi kerangka pemikiran dan operasional metodologi  memahami dinamika masyarakat  dalam kondisi lingkungan lokal dan interaksi mereka yang tidak dapat dihindarkan dalam lingkugan global . Gambar sampul buku direncanakan seperti tampak pada gambar.

Sampul

Tags:

Ali M.A. Rachman on April 7th, 2017

Mengenang H.Saman Chatib

Ali M.A.Rachman’s Blog

 

Masyarakat Provinsi Jambi pasti kenal  Haji Saman Chatib. Beliau adalah Mantan Bupati Kabupaten Batang Hari Jambi (sebelum ada pemekaran wilayah) Kini beliau telah tiada. Beliau pergi tiada kembali lagi ketengah kita menghadap Allah SWT Pencita dirinya dan kita yang masih hidup ini serta dunia dan segala isinya.

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun.

Semoga beliau dapat ampunan dan mendapat tempat sebaik-baiknya  di sisi Allah SWT.Ditempatkan bersama-sama hamba-hamba Allah pilihan yang baik-baik, kaum Solihin. Saya mendapat kabar beliau kembali  KeRahmatullah. Jum’at tanggal 7 April 2017 setelah sholat Jum’at di Jambi. Dikebumikan hari ini 8 April 2017.

Beliau adalah sosok pemimpin rakyat kecil yang baik, sangat perhatian, besar dedikasinya dalam pembangunan bangsa. Tak terkira cita-cita beliau dari sisi keilmuan yang kiranya pantas jadi perhatian universita, ilmu pengetahuan termasuk penelitian memajukan kemakmuran rakyat banyak khususunya dalam kearifan beliau  memperhatikan serta mengamati pertumbuhan kesejahteraan masyarakat Jambi.

Kepada segenap handai tolan dan semua mayarakat  khususnya di Jambi  sudilah juga kiranya  memaafkan beliau  dalam segala tindakan beliau yang tidak berkenan selama hayatnya dan saya mengajak mendoakan beliau sekali lagi SEMOGA MENDAPAT TEMPAT SEBAIK-BAIKNYA DISISI ALLAH swt . AMIIN.

Ali M.A.Rachman’s Blog